Minggu, 20 Juli 2014

Kata pengantar

ADIL KA TALINO BACURAMIN KA SARUGA BA SENGAT KA JUBATA...!!!

Dayak Kanayatn adalah salah satu dari sekian ratus sub suku Dayak yang mendiami pulau Kalimantan, yaitu wilayah Kalimantan barat, tepatnya di daerah kabupaten Landak, Kabupaten Pontianak, Serta Kabupaten Bengkayang, sebagian kecil di kabupaten Ketapang serta kabupaten Sanggau.
Dayak Kanayatn memakai bahasa ahe/nana' serta damea/jare dan yang serumpun. Sebenarnya secara isologis (garis yang menghubungkan persamaan dan perbedaan kosa kata yang serumpun) sangat sulit merinci khazanah bahasanya. Ini dikarenakan bahasa yang dipakai sarat dengan berbagai dialek dan juga logat pengucapan. Beberapa contohnya ialah : orang Dayak Kanayatn yang mendiami wilayah Meranti (Landak) yang memakai bahasa ahe/nana' terbagi lagi ke dalam bahasa behe, padakng bekambai, dan bahasa moro. Dayak Kanayatn di kawasan Menyuke (Landak) terbagi dalam bahasa satolo-ngelampa', songga batukng-ngalampa' dan angkabakng-ngabukit. selain itu percampuran dialek dan logat menyebabkan percampuran bahasa menjadi bahasa baru.
Banyak Generasi Dayak Kanayatn saat ini tidak mengerti akan bahasa yang dipakai oleh para generasi tua. Dalam komunikasi saat ini, banyak kosa kata Indonesia yang diadopsi dan kemudian "di-Dayak-kan". Bahasa yang dipakai sekarang oleh generasi muda, mudah dimengerti karena mirip dengan bahasa indonesia atau melayu.
Kamus yang saya tulis ini adalah sangat jauh dari sempurna, namun terlepas dari hal tersebut, tidak ada salahnya bila kita saling berbagi ilmu pengetahuan, oleh sebab itu saran dan keritik anda sangat saya harapkan terlebih lagi bagi pembaca yang benar-benar asli dari sub suku Dayak kanayatn.
Mudah-mudahan kamus sederhana ini bermanfaat dan dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi pembinaan dan pengembangan bahasa dan kebudayaan Dayak kanayatn, serta memberikan dampak positif terhadap upaya pembinaan dan pengembangan kebudayaan nasional. salam dari saya Bastianus gonsaga.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar