ADIL KA TALINO BACURAMIN KA SARUGA BA SENGAT KA JUBATA...!!!
Dayak Kanayatn adalah salah satu dari sekian ratus sub suku Dayak
yang mendiami pulau Kalimantan, yaitu wilayah Kalimantan barat,
tepatnya di daerah kabupaten Landak, Kabupaten Pontianak, Serta Kabupaten Bengkayang, sebagian kecil di kabupaten Ketapang serta kabupaten Sanggau.
Dayak Kanayatn memakai bahasa ahe/nana' serta damea/jare dan yang
serumpun. Sebenarnya secara isologis (garis yang menghubungkan persamaan
dan perbedaan kosa kata yang serumpun) sangat sulit merinci khazanah
bahasanya. Ini dikarenakan bahasa yang dipakai sarat dengan berbagai
dialek dan juga logat pengucapan. Beberapa contohnya ialah : orang Dayak
Kanayatn yang mendiami wilayah Meranti (Landak) yang memakai bahasa
ahe/nana' terbagi lagi ke dalam bahasa behe, padakng bekambai, dan
bahasa moro. Dayak Kanayatn di kawasan Menyuke (Landak) terbagi dalam
bahasa satolo-ngelampa', songga batukng-ngalampa' dan
angkabakng-ngabukit. selain itu percampuran dialek dan logat menyebabkan
percampuran bahasa menjadi bahasa baru.
Banyak Generasi Dayak Kanayatn saat ini tidak mengerti akan bahasa yang
dipakai oleh para generasi tua. Dalam komunikasi saat ini, banyak kosa
kata Indonesia yang diadopsi dan kemudian "di-Dayak-kan". Bahasa yang dipakai sekarang oleh generasi muda,
mudah dimengerti karena mirip dengan bahasa indonesia atau melayu.
Kamus yang saya tulis ini adalah sangat jauh dari sempurna, namun
terlepas dari hal tersebut, tidak ada salahnya bila kita saling berbagi
ilmu pengetahuan, oleh sebab itu saran dan keritik anda sangat saya
harapkan terlebih lagi bagi pembaca yang benar-benar asli dari sub suku
Dayak kanayatn.
Mudah-mudahan kamus sederhana ini bermanfaat dan dapat memberikan
sumbangan yang berarti bagi pembinaan dan pengembangan bahasa dan
kebudayaan Dayak kanayatn, serta memberikan dampak positif terhadap
upaya pembinaan dan pengembangan kebudayaan nasional. salam dari saya
Bastianus gonsaga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar